-

_dalam setiap kata yang kau baca,
selalu ada huruf yang hilang
kelak kau pasti akan kembali menemukanya
di sela kenangan penuh ilalang__


Kamis, 24 April 2014

Huruf


Aku melihat satu persatu huruf berjalan pergi meninggalkan kalimat
Dia berubah menjadi angin, daun dan rerumputan
Ada yang terselip jadi duka
Juga banyak yang bersarang menjadi bahagia
Tapi sedikit sekali yang hinggap di diam
Dengan sajak ingin ku ambil mereka satu persatu
Menulis dengan langkah kaki
Tapi bisakah:
“ ia mendatangiku sendiri, untuk sekadar menawarkan diri”
Kita sudah lama hanya dihidupi kaki dan mulut
Di pagi yang dingin ini
“ aku ingin mengambil satu kata” kata pohon itu
Rupanya pohon itu tak melihatku
Mati
Lunglali
Di siksa suara dan langkah kaki tanpa renung arah
Lalu esok aku masih berharap sunyi
“ tanpa sesal” kataku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar