Dispenser
Kemarin katamu tuhan menaruh jiwa dimana saja
Dari thales hingga plato
Mereka mencari yang tak bisa dikatan bahasa
Air, udara,to apeiron, sampai ide
Arkhe , jiwa
Yang tunggal tetapi meresap dalam segalanya
Kini katamu segalanya adalah arkhe
Dari thales hingga plato sudah mulai kutinggalkan
Hari-hariku malam tak kunjung pagi
Senja yang mulai sedikit-sedikit merajut simpul malam
Itulah hariku,
Ketika sekali lagi rasa melilitmu sehingga bahasa mati
berlahan
Rasa berkuasa bahasa tinggal basa-basi
Dengar saja suara dispenser meraung tersengat arus listrik
Itu bukan sauara kata-kata
Ruh, jiwa, arkhe kata manusia
Ruh, jiwa, arkhe itu kata manusia
Tapi ruh, tak pernah punya bahasa
Maka aku gagal meramu kata untuk ruh di dalam dispenser
Aku gagal
Rasa berkuasa bahasa tinggal basa basi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar